Jasa Konsultan Manajemen Bisnis, SOP, HR Consultant, Business Strategy, ISO

Konsultan Manajemen Bisnis: 03/01/2013 - 04/01/2013

Analisa Jabatan - Job Analysis

Sebelum membahas lebih jauh tentang Analisa jabatan ( ( Job Analysis )  perlu diketahui terlebih dahulu Pengertian Jabatan, Sesuai dengan Peraturan menteri Tenaga Kerja dan Trasmigrasi Republik Indonesia No. PER.17/MEN/XI/2010, Jabatan adalah sekumpulan pekerjaan yang menunjukkan tugas, tanggung jawab dan wewenang seseorang pegawai dalam perusahaan. sedangkan Analisis jabatan ( Job Analysis ) adalah kegiatan untuk memberikan analisis pada setiap jabatan/pekerjaan, sehingga dengan demikian akan memberikan pula gambaran tentang spesifikasi jabatan tertentu.  Dalam rangka mengetahui informasi tentang jabatan, maka perlu dilakukan analisis jabatan. Perencanaan tenaga kerja baru dapat dilakukan bila didukung oleh informasi yang lengkap tentang hasil analisis jabatan, kondisi perusahaan dan persediaan pegawai. Analisis jabatan perlu dilakukan sebagai tahap awal untuk menyusun perencanaan tenaga kerja di perusahaan. Melalui analisis jabatan ( Job Analysis ) diperoleh informasi mengenai karakteristik data kepegawaian, uraian tugas jabatan, persyaratan jabatan, spesifikasi jabatan dan klasifikasi jabatan.

Tujuan Analisis jabatan ( Job Analysis ) adalah untuk mengidentifikasikan jabatan terkait dengan riwayat pekerjaan, peran, tanggung jawab dan kewenagan orang yang memangku jabatan tersebut serta mengetahui spesifikasi jabatan terkait dengan persyaratan yang ditetapkan untuk suatu jabatan termasuk persyaratan pengetahuan, ketrampilan, pengalaman dan karakter yang dibutuhkan dari orang yang memangku jabatan tersebut. Hasil analisis jabatan tersebut digunakan dalam penyusunan program perencanaan tenaga kerja mikro antara lain untuk :
a.       Perekrutan dan seleksi karyawan.
b.      Pemberian kompensasi
c.       Standar penilaian kinerja atau prestasi kerja
d.      Penentuan kebutuhan
e.       Program promosi dan mutasi karyawan
f.        Penyempurnaan organisasi dan jenjang jabatan
g.       Pemerkayaan pekerjaan.

Unsur Analisis Jabatan ( Job Analysis )
Analisis jabatan memberikan informasi tentang aktivitas pekerjaan, standar pekerjaan, konteks pekerjaan, persyaratan pekerjaan, perilaku manusia dan alat yang digunakan, dengan kata lain mencangkup.

a.      Uraian Jabatan ( Job Description )
      Uraian jabatan memuat informasi tertulis menguraikan tugas dan tanggung jawab, kondisi pekerjaan, hubungan pekerjaan dan aspek-aspek pekerjaan pada suatu pekerjaan dalam perusahaan.

b.      Spesifikasi jabatan ( Job Spesification )
    Spesifikasi jabatan memuat informasi jabatan antara lain mengenai beban kerja, karakteristik dan kekhususan jabatan, sehingga dapat dirumuskan syarat kualifikasi yang harus dimiliki orang yang ditugaskan memangku jabatan tersebut
c.      Evaluasi Jabatan (Job Evaliation )
      Evaluasi jabatan memuat penilaian atas pekerjaan, antara lain tentang berat atau ringan serta mudah atau sulitnya melakukan pekerjaan, besar atau kecilnya resiko yang mungkin timbul untuk dapat menentukan posisi atau peringkat (rangking) setiap jabatan dikaitkan dengan jabatan lain, dan selanjutnya menentukan konpensasi bagi pejabat atau tenaga yang melaksanakan.


LANGKAH-LANGKAH ANALISIS JABATAN ( Job Analysis )
  
Ø      Menentukan pengunaan Informasi Hasil Analisis Jabatan
      Analisator harus mengetahui secara jelas kegunaan dari hasil analisis jabatan. Informasi dari analisis jabatan yang dikumpulkan tersebut harus dapat digunakan untuk merumuskan uaraian jabatan (job Description)m spesifikasi jabatan (job Specification) dan evaluasi jabatan (job Evaluation).

Ø      Mengumpulkan Informasi Tentang Latar Belakang.
Analisator perlu mengumpulkan dan mengkwalifikasikan data, meninjau latar belakang seperti struktur perusahaan, flowchart proses dan uraian kerja.


Ø      Menyeleksi jabatan Yang Akan Dianalisis.
Analisator memilih jabatan yang akan dianalisis dengan tujuan untuk menghemat biaya dan waktu jika banyak pekerjaan yang akan dianalisis

Ø      Mengumpulkan Informasi Tentang Analisis Pekerjaan.
Analisator menganalisis pekerjaan secara actual dengan menghimpun data tentang aktivitas pekerjaan, perilaku pegawai, kondisi kerja dan syarat-syarat pegawai yang akan melaksanakan pekerjaan.

Ø      Meninjau Informasi dengan Pihak-Pihak yang Berkepentingan.
Analisator menyediakan informasi tentang hakikat dan fingsi pekerjaan. Informasi harus diverifikasi oleh pengawai yang akan melaksanakan pekerjaan tersebut dan atasan langsung dari pegawai tersebut.

Ø    Menyusun Uraian Jabatan (Job Description), Spesifikasi Jabatan (Job Specification) dan Evaluasi Jabatan (Job Evaluation).
Analisator menyusun uaraian jabatan, spesifikasi jabatan dan evaluasi jabatan.

Ø      Meramalkan Perkembangan Perusahaan.
Analisator meramalkan perlu tidaknya dilakukan pegayaan, penyederhanaan/perluasan pekerjaan dari uraian dan spesifikasi jabatan yang telah dibuat.

UNTUK INFORMASI & KONSULTASI Job Analysis  hub. : HP. 08159767636

Contractor Safety Management System - CSMS | Konsultan K3LL | Consultant HSE


Banyak Industri yang prosesnya berdampak negative terhadap lingkungan serta kesehatan dan keselamatan pekerjanya, oleh karnanya di butuhkan manajemen Kesehatan & Keselamatan Kerja - K3  sehingga ada jaminan bagi para pekerjanya.  Hal inilah yang menjadi alasan mengapa perusahaan besar terutama OIL&GAS mewajibkan semua mitranya minimal harus mengimplementasikan sistem K3 serta untuk bisa mengikuti tender syarat utamanya perusahaan wajib memiliki dokumen K3L/ CSMS .  Dokumen CSMS ( Contractor Safety Management System ) merupakan dokumen inti yang ada dalam sistem HSE ( OHSAS 18001 & ISO 14001 ) yang biasanya dalam dokumen CSMS/K3LL itu berisi beberapa pertanyaan yang harus di jawab dan disediakan dokumennya oleh perusahaan. Contoh beberapa pertanyaan-dalam dokumen CSMS / K3LL:

1.     Leadership, Kepemimpinan dan Kebijakan K3L
        Dalam point ini yang harus perusahaan siapkan adalah :
        a.     Kebijakan Mengenai K3L yang terdokumentasi dan di sahkan oleh manajemen
        b.     Bagaimana cara mensosialisasikan K3L
        c.     Pejabat yang ditunjuk dalam penerapan K3L
        d.     Penjelasan keterlibatan manajemen terkait penerapan K3L
2.     Organisasi
        a.     Struktur Organisasi K3
        b.     Ketersediaan JOBDESC dan tanggung jawab masing – masing personil
        c.     HSE personil yang berkometen memandu dalam program K3
3.     Identifikasi Bahaya
        a.     Ketersediaan JSA ( Job Safety  Analysis )
        b.     Identifikasi bahaya dan penilaian resiko
4.     Planing & Program
        a.     Program HSE untuk pelaksanaan proyek ( biasanya diminta melampirkan HSE Plan )
5.     Kopetensi & Training ( Sertifikasi keahlian )
        a.     lampiran Training matrik ( training analisa )
        b.     Sertifikat pelatihan/ training terhadap pekerja yang diterjunkan dilapangan
6.     Operasional Kontrol
        a.     ketersediaan SOP dalam mendukung operasi/pekerjaan
7.     Pemantauan, Pemeriksaan & Pengukuran
        a.     Pemeriksaan lingkungan kerja ( metode dan bukti pelaksanaan )
        b.     Tindak lanjut temuan inspeksi
        c.     Inspeksi alat kerja
        d.     Sertifikasi Alat yang dimiliki ( jika ada )
8.     Alat Pelindung Diri
        a.     Daftar APD ( alat pelindung diri )
        b.     Prosedur pengendalian serta perawatan APD
        c.     Pemastian pemberian APD kepada karyawan dan pemastian
9.     Emergency Evakuasi
        a.     Ketersediaan Prosedur Emergency & evakuasi
        b.     pelatiahan mengenai Emergency & evakuasi
10.  Occupational Health
        a.     Pemeriksaan kesehatan awal & berkala
11. Enviroment
        a.     Ketersediaan Prosedur pengendali tumpahan minyak atau bahan kimia
        b.     Prosedur pengolahan limbah yang dihasilkan
        c.     penanganan limbah B3 seperti tumpahan minyak, oli bekas, dll ( jika ada )
12. Dokumentasi
        a.     data  statistik kecelakaan kerja ( biasanya diminta 3 tahun kebelakang)
        b.     Perhitungan jam kerja / total jam kerja
        c.     Perhitungan statistik, frekuensi dan severity kecelakaan kerja
13. Sertifikasi
        a.     sertifikat penghargaan mengenai pencapaian jam kerja aman
        b.     Sertifikasi sistem manajemen HSE ( OHSAS 18001 & ISO 14001 )

UNTUK KONSULTASI  penyusunan dokumen CSMS / K3L Untuk kebutuhan Tender KAMI LAKUKAN hanya dalam waktu 3-4 hari selesai dengan biaya yang sangat terjangkau.
Hub.: YOYO SUBAGYO / Hp. 08159767636